aBout diDDI AGePhe

aBout diDDI AGePhe

sky-kecil-jpg1

diDDI AGePe

…STUDIED MUSIC COMPOSITION at I K J …STUDIED MUSIC at I K I P NEGERI JAKARTA…took PRIVATE LESSONS about music composition from SLAMET ABDUL SYUKUR,STUDIED JAZZ FROM JACK LESMANA and ELFA SECIORIA. studied contra bass from AMIR KATAMSIE

STUDIED TRADITIONAL MUSIC FROM I GUSTI KOMPYANG RAKA,, I WAYAN DIYA,,EPPI MARTISON, ETC…..

-STARTING HIS SPIRITUAL SEEKING..since 1987 at MIJIL and MANUNGGALING KAWULO GUSTI…PANGESTU…TAREKAT SAZILIYAH, TAREKAT QADIRIYAH NAQSABANDIYAH..TAREKAT ULUHIYAH…TAREKAT SIR MAGHRIBI SOMANIAH..TAREKAT QADIRIYAH RIFFAIYAH MUSTHAFAWIYAH,,TAREKAT SATARIYAH ,,,.BUDHA ZEN.    INSTITUTE KAJIAN TASAWUF AZ ZUKHRUF and COSMIC LINK Meditation Centre.Alpha Power,Reiki,Hypno Therapy(from IBH)..etc

diDDI is the MUSIC ARRANGER of 30 MOVIES.. SUCH AS: RINI TOMBOY….NADA DAN DAKWAH (MUSIC AND RELIGIOUS LECTURES)…BLOK M ….PESTA …. JANGAN BILANG SIAPA SIAPA…AND is also the MUSIC ARRANGER of more than a thousand TV SERIES like JINNI OH JINNI ,,,PERNIKAHAN DINI .LAYAR KOMEDI …KANAN KIRI OKE ..DUYUNG KEMBAR,,,etc.

Worked with A LOT OF musicians and singers like Vina Panduwinata..Titi D,J.. Utha Likumahaua..Addie M.S.  Fariz R.M…Indra Lesmana ..Tohpati..Dian H.P. ..Eet Syahrani .Embong Raharjo(alm.),,Jack lesmana (alm)                     diDDI QAWALI..& DIGITAL AUDIO NATIoN (D A U N) etc…

Didi AGP (diDDI AGePe) adalah salah seorang penata musik yang namanya sering kita lihat pada beberapa sinetron dan film sebagai ilustrator musik. Musikus ini dikenal sebagai komponis bernuansa kontemporer elektronik. Beberapa karya ilustrasinya pernah masuk sebagai nominasi dalam ajang FFI tahun 1992 lewat film Nada & Dakwah,Rini Tomboy,maupun Ramadhan & Ramona yang terakhir sebagai co music director dari Dian HP.(1992).

diDDI dikenal sebagai ikon Etno Techno,itu karna dia intens mengerjakan proyek musiknya yang sarat dengan nuansa electronic futuristik maupun musik etnik tradisi indonesia dimana dia merangkap sebagai pemain perkusi sekaligus suling-suling tradisi. Di situ dia kerap menggarap karya untuk tari,maupun musik musik modern itu sendiri, diDDI pernah tergabung dalam kelompok avant garde Indonesia bersama Frankie Raden, Suka Hardjana,Slamet Abdul Syukur ,Tonny Prabowo,Otto Sidharta dan beberapa komponis lainnya. Mereka kelompok Asosiasi Komponis Indonesia(AKI) yang sangat kritis dan peduli dengan perkembangan musik diluar musik industri & pop komersial.Dalam dunia musik industri diDDI terasa sungkan mendekati piramida terbawah ,itupun tampak dari albumnya yang bertajuk DiGiTaL AUDiO NaTioN (DauN) sebuah album etno techno yang pernah masuk untuk 3 nominasi AMI award. Bagi kalangan penikmat musik seni, maupun musik serius nama diDDI tidaklah asing.

Menikmati alunan musik diDDI, membawa kita ke nuansa yang lain. Sesuai dengan aliran yang dipilihnya, avant garde. Arnold schoenberg, Bela Bartok, Modest Mussordgsky, Maurice Raffael , Phillipe Glass, John Cage, John Mc Laughlin, Jean Michelle Jarre , Jaco Pastorius, Chick Corea ,Ki Narto Sabdo adalah sebagian komponis inspiratornya. Dalam bermusik, selain menggunakan instrumen musik modern, dia juga kerap melibatkan beberapa peralatan di luar musik seperti panci, galon air mineral, sapu lidi ,peralatan rumah tangga ,soundscape (suara alam ) bahkan yang terakhir digalinya adalah ”SUARA SEJATI TUBUH (SST)”. Dimana diDDI merasakan pengalaman yang dahsyat disaat mendengarkan iNNeR VoiCE (SST) yang telah berhasil menghantarnya ke iNNeR Journey,sebuah perjalanan menuju inti diri ,salah satu puncak dari Spiritual Journey. Sejak 1987 diDDI banyak mengolah musik untuk keperluan meditasi bagi kepentingan pribadinya.Namun di awal tahun 2007 dia mulai serius berbagi musik meditasi komposisinya kepada para sahabat-sahabatnya yang tergabung di komunitas ”PraBBu ShaTmaTA” dimana ia kerap memandu perjalanan spiritual bagi para sahabatnya melalui pemahaman lintas agama. .Musik –musik meditasi karyanya banyak yang bermuatan kandungan lokal nusantara,oleh karna itu di namakan ”NU-SOUNDTARA”,jenisnya ada yang berupa Brainwave maupun Subliminal . diDDI AGEPE merupakan pelopor komponis musik meditasi di Indonesia.Membicarakan spiritual menjadi kurang lengkap jika melewatkan album ”NEO SPIRITUAL JOURNEY”(2007) sebuah proyek yang didukung 30 personal yang bernama diDDI QAWALI dengan muatan etno techno dari Tibet, China, India,Aceh,Minangkabau,Sunda,Jawa,& Bali.Harmonisasi musik nan apik yang dimainkan dari instrumen musik elektrik, akustik serta bunyi-bunyian nonmusik, menghasilkan sebuah karya musik yang sarat akan nuansa. Sayang, tidak semua orang bisa mendengar musik jenis ini. Meski secara personal belum memasuki pasar musik komersial, diDDI adalah sosok yang popular. Hal ini yang terus memotivasinya untuk terus berkarya. Sejak 1990, ia mulai menciptakan musik-musik religius , dia juga membuat musik-musik dari kumpulan dzikir, mantra bahkan doa-doa dari komunitas budha

Saya memang tidak membuat album pop. Tapi pernah bekerja sama dengan teman teman seperti Addie M.S, Fariz RM ,Utha Likumahua,Titi DJ,Vina Panduwinata,Indra Lesmana,Dian HP ,Eet Sahranie,Tohpati AH,Rita Efendie,Nugie,dll.Dia juga pernah menyabet favorite arranger pada festifal lagu pembangunan yang tahunnya sudah lupa, hal ini mungkin yang membuat dia dijuluki sebagian temannya sebagai Multimedia Composer.Komponis dengan ranah penjelajahan musik yang sangat luas,,yakni dari Avant Garde sampai dengan Jazz ,Pop,Scoring Music (movie soundtrack),Etno Techno,hingga Meditation Music,Brainwave Music dan Subliminal Music.

Karya-karya saya juga dipakai sebagai ilustrasi musik di film-film layar lebar dan sinetron. Mungkin salah satunya pernah Anda tonton, ujarnya. diDDI, adalah musisi dan komponis senior. Karya musiknya telah menghiasi lebih dari 1200 episode sinetron yang diputar di beberapa stasiun televisi nasional serta film layar lebarDi antaranya ; sinetron Jinny Oh Jinny, Pernikahan Dini, Suster Ngepot, Samson ,Dua Pelangi, Lika-liku laki-Laki ,Duyung Kembar,Sinema Komedi,Layar Komedi..dll

. Menurutnya, ada kerinduan batiniah untuk menciptakan musik spiritual nan apik yang digali dari Tanah Air. “Ini bukannya pencapaian saya di musik komersial berakhir. Namun, kerinduan rohani untuk berkarya di musik spiritual,” ujarnya.Paling tidak hal ini telah dibuktikannya dengan terciptanya 9 album meditasi musik NU-SOUNDTARA karyanya.

Pendidikan :

Institut Kesenian Jakarta jurusan Komposisi Musik

I.K.I.P Jurusan Musik. diDDI pernah belajar komposisi secara private pada Slamet Abdul Syukur,Juga belajar pada Jack Lesmana (alm.) dan Elfa Secioria untuk musik Jazz.
Dia banyak mendapat bimbingan dari I Gusti Kompyang Raka ,I Wayan Diya,dan Eppi Martison untuk musik tradisi.
Profesi :
Penata Musik,
Ilustrator Musik,

Komponis.

Karya Komposisi di Film diantaranya :

Jangan Bilang Siapa-Siapa (1989),

Nanti Kapan-Kapan Sayang (1990),

Gonta Ganti (1990),

Blok M (1990),

Babad Tanah Leluhur I (1990),

Ikut-Ikutan (1990),

Curi-Curi Kesempatan (1990),

Gampang-Gampang Susah (1990)

Nada dan Dakwah (1991),

Tutur Tinular II (1991),

Rini Tomboy (1991),

Akal-Akalan (1991),

Pesta (1991),

Si Rawing (1991),

Kabut Asmara (1994),

Kapan di Dalam Kapan di Luar (1994) dll.

kami juga hadir di :

http://www.facebook.com/group.php?gid=37300943521&ref=ts

sebuah forum diskusi Persahabatan dengan Kasih Ikhlas Sabar Sukur (K I S S)

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment